Jumat, 16 April 2010

Janji Untuk AYAH

Aku tak pernah menganggapmu tua, walau semua kerut itu sudah tak bisa lagi membohongiku. Aku tak pernah menganggapmu lemah, walau kenyataannya kau mulai tak berdaya.

Aku bangga menjadi milikmu, aku bangga karena tercipta dari pertemuan spermamu dan sel telur wanita solehah itu. Aku bangga memilikimu yg jujur dan dapat dipercaya. Yang selalu berusaha keras untuk mencari segenggam nasi untuk kita makan sehari-hari, seharusnya hasil itu cukup tapi keadaan di Negara ini yang memaksa semua hasil keringat itu tidak pernah mencukupi untuk memenuhi lambung ini yang terkadang kosong

Tapi bagaimana caranya aku membanggakan dirimu, bangga karena telah memiliki aku, aku pun berusaha, berusaha sangat keras untuk membuat senyum itu tak lagi kaku jika ku pandang.

Yang bisa ku lakukan saat ini hanyalah berdoa, bermunajat kepada Sang Maha Mendengar agar engkau selalu merasakan nikmatnya sehat, hingga nantinya senyum itu akan benar-benar berkembang ketika melihatku telah menjadi seseorang yang bisa membuatmu bangga

Aku janji AYAH…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar